Ibu Hamil Gratis bukan untuk menarik pelanggan atau sebagai ajang promosi untuk meramaikan kedainya. Namun ia mempunyai alasan tersendiri dan itu berdasarkan kisahnya selama dalam kandungan. Mau tau seperti apa kisahnya? Kita intip yuks……

“Untuk ibu hamil gratis selamanya saya ambil berdasarkan kisah dari ibu saat mengandung saya. Menurutnya dan diperkuat cerita dari tetangga Tuminah (umurnya), di saat ngidam jabang bayi di dalam kandungan pernah mengalami masa sulit. Ayah sebagai buruh pengangkut garam dan ibu juga yang bantuin  mengumpulkan garam tersebut.

Untuk upah gak cukuplah buat makan dan biasanya upah tidak berupa uang melainkan berupa sebungkus makanan saja. Saat itu ibu meminta makan pada seseorang yang masih ada ikatan family, tetapi disambut dengan wajah yang asam seakan menunjukan ekspresi yang tidak  ikhlas. Pada saat makanan itu dimakan malah mual dan muntah-muntah.

Sejak peristiwa itu, ibu mulai tidak bernafsu makan, baik siang maupun malam. Dan perut ibu hanya bisa menerima makanan disaat azan magrib dan saat sahur saja. Disinilah ibu saya mulai berpuasa dan menjadi kebiasaan  hingga rambut di kepalanya pada rontok.

Saya berfikir bagaimana susahnya ibu saya pada saat itu, dan mungkin sengsaraya aku waktu masih dalam kandungan ibu saat itu. Disaat ngidam, saya lahir di pakai puasa terus menerus, bagaimana saya saat dikandungannya itu. Tak dapat saya bayangkan, dan akhirnya bisa terlahir dengan sehat, walau ibu saya pingsan saat melahirkan saya, namun saya sangat bersyukur telah diberikan kesehatan sampai  sekarang.

Untuk itu saya berikrar , jika saya mampu saya akan menggratiskan ibu ibu hamil yang makan di tempat saya dan menggratiskan bagi mereka mereka yang berbuka puasa , baik puasa ramadhan atau puasa sunah.

Sungguh Allah maha besar yang telah menyelamatkan, memberi kesehatan bayi-bayi, mulai dalam janin dalam kandungan sampai lahir hingga sampai sekarang untuk itu ibu saya memberikan nama LUDI PRIYANTONO yang berarti Luhur budi, Prihatin sing toto lan sampurno itu nama yang diberikan oleh ibu dengan penuh do’a dan harapan”

Itu lah kisahnya dan alasana kenapa Ludi menggratiskan SOTO KUDUS KAUMAN nya untuk Ibu hamil.